Instalasi Openstack Liberty - Ubuntu 14.04 LTS - Part 12.0

1:46:00 AM


Assalamualaikum..


untuk part sebelum nya bisa di lihat pada link berikut:
pada lab kali ini kita akan melakukan instalasi Orchestration Service atau disebut juga Heat.
Heat
Heat adalah sebuat services yang digunakan untuk menyusun/mengkolaborasi multiple composite aplikasi cloud menggunakan AWS, REST (Representational State Transfer), API, dan CloudFormation-Compatible Query API. Software ini mengintegrasikan komponen lainnya dari openstack ke dalam sebuah one-file template atau satu template, yang berisi script-script, dan script ini akan digunakan untuk menginstall banyak VM. Dari template ini kita bisa membuat hampir seluruh openstack resource type seperti : Instances, Floating, IPs, Volumes, Security Groups, Users, dan juga Advanced Fungsionality seperti High Availability, Instance Autoscaling, dan Nested Stacks.
Jadi untuk contoh, jika satu perusahan ada 100 pc, kalau kita menginstall manual disetiap pc akan sangat menghabiskan waktu, jadi dengan menggunakan heat ini, template yang sudah jadi bisa kita gunakan untuk membuat VM secara bersamaan

LAB 47 - Instalasi dan Konfigurasi Head - Node Controller

sebelum menginstall dan mengkonfigurasi Head, kalian harus membuat database, service credentials, dan API endpoints. Heat juga membutuhkan tambahan informasi dari Identity Service (Keystone)

STEP 1 - Create Database
pertama masuk ke database terlebih dahulu.
$ mysql -u root -p
buat database heat-nya
CREATE DATABASE heat;
lalu berikan izin untuk database heat
GRANT ALL PRIVILEGES ON heat.* TO 'heat'@'localhost' \
  IDENTIFIED BY 'vschool';
GRANT ALL PRIVILEGES ON heat.* TO 'heat'@'%' \
  IDENTIFIED BY 'vschool';
 STEP 2 - Buat Service Credentials
kita load dulu admin-openrc.sh
$ source admin-openrc.sh
pertama kita buat user heat
$ openstack user create --domain default --password-prompt heat
lalu kita tambahkan role admin ke user heat
$ openstack role add --project service --user heat admin
kemudian buat service entity-nya
$ openstack service create --name heat \
  --description "Orchestration" orchestration
$ openstack service create --name heat-cfn \
  --description "Orchestration"  cloudformation

STEP 3 - Buat Service API Endpoint
$ openstack endpoint create --region RegionOne \
  orchestration public http://10.10.10.11:8004/v1/%\(tenant_id\)s
$ openstack endpoint create --region RegionOne \
  orchestration internal http://10.10.10.11:8004/v1/%\(tenant_id\)s
$ openstack endpoint create --region RegionOne \
  orchestration admin http://10.10.10.11:8004/v1/%\(tenant_id\)s
$ openstack endpoint create --region RegionOne \
  cloudformation public http://10.10.10.11:8000/v1
$ openstack endpoint create --region RegionOne \
  cloudformation internal http://10.10.10.11:8000/v1
$ openstack endpoint create --region RegionOne \
  cloudformation admin http://10.10.10.11:8000/v1
STEP 4 - Buat Domain Heat
pertama buat domain heat yang berisi project dan user untuk me-manage stack.
$ openstack domain create --description "Vschool Stack projects and users" heat
lalu buat user heat_domain_admin untuk me-manage project dan user di domain heat.
$ openstack user create --domain heat --password-prompt heat_domain_admin
kemudian tambahkan role admin ke user heat_domain_admin untuk mengaktifkan administrative stack management privileges
$ openstack role add --domain heat --user heat_domain_admin admin
kemudian kita buat role heat_stack_owner
$ openstack role create heat_stack_owner
dan tambahkan role heat_stack_owner ke demo project dan user untuk mengaktifkan administrative stack management privileges
$ openstack role add --project demo --user demo heat_stack_owner
setelah itu buat role heat_stack_user
$ openstack role create heat_stack_user

LAB 48 - Instal dan Konfigurasi Komponen Heat - Node Controller

STEP 1 - Install Package-nya
# apt-get install heat-api heat-api-cfn heat-engine python-heatclient
STEP 2 - Konfigurasi Heat
pertama kita konfigurasi file /etc/heat/heat.conf
# nano /etc/heat/heat.conf
kemudian tambahkan beberapa konfigurasi berikut
[DEFAULT]
rpc_backend = rabbit
heat_metadata_server_url = http://10.10.10.11:8000
heat_waitcondition_server_url = http://10.10.10.11:8000/v1/waitcondition
stack_domain_admin = heat_domain_admin
stack_domain_admin_password = vschool
stack_user_domain_name = heat
verbose = True
[database]
connection = mysql+pymysql://heat:vschool@localhost/heat
[oslo_messaging_rabbit]
rabbit_host = 10.10.10.11
rabbit_userid = openstack
rabbit_password = vschool
[keystone_authtoken]
auth_uri = http://10.10.10.11:5000
auth_url = http://10.10.10.11:35357
auth_plugin = password
project_domain_id = default
user_domain_id = default
project_name = service
username = heat
password = vschool
[trustee]
auth_plugin = password
auth_url = http://10.10.10.11:35357
username = heat
password = vschool
user_domain_id = default
[clients_keystone]
auth_uri = http://10.10.10.11:5000
[ec2authtoken]
auth_uri = http://10.10.10.11:5000/v3

STEP 3 - Sinkronisasi
# su -s /bin/sh -c "heat-manage db_sync" heat

LAB 49 - Final Instalasi Heat - Node Controller

STEP 1 - Restart Service
kita restart semua service heat-nya
# service heat-api restart
# service heat-api-cfn restart
# service heat-engine restart

STEP 2 - Hapus heat.sqlite di SQLite Database
#rm -f /var/lib/heat/heat.sqlite

LAB 50 - Verifikasi Heat - Node Controller

pertama kita load terlebih dahulu admin-openrc.sh
$ source admin-openrc.sh
lalu kita lihat service list-nyua
$ heat service-list

cukup untuk part kali ini, kita lanjut di part selanjutnya ke lab Telemetry Service (Ceilometer)

Nun walqalami wama yasthurum
Wassalamualaikum..

You Might Also Like

0 komentar