Perbedaan Antara VMware vSphere, Hyper-V dan Proxmox

1:34:00 AM




Assalamualaikum

Langsung saja saya akan menjelaskan perbedaannya :3



Microsoft Hyper-V


Hyper-V atau Hypervisor termasuk software virtualisasi dengan jenis nativ hypervisor. Hyper-V memiliki 2 jenis, yaitu Standalone dan Role.

Bedanya apa? Pada jenis Role ini kita hanya tinggal mengaktifkan firtur Hyper-V yang ada di sistem operasi windows. Sedangkan jenis Standalone langsung diinstall pada server/mesin.

Untuk dapat memakai Hyper-V ini ada beberapa hal yang perlu diketahui

1. Sistem operasi apa saja sih yang bisa dijalankan oleh Hyper-V?

- Windows XP Pro SP2/SP3, Windows 7/8/8.1/10 Pro dan Enterprise (hanya pada versi pro dan enterprise edisi 64-bit)- Windows Server 2003 R2/SP2, Windows Server 2008/2008 R2, Windows Server 2012, Windows Server Home Server 2011, dan Windows Small Bussiness Server 2011 Essentials dan Standard- Linux CentOS, RedHat Enterprose Linux, SUSE Linux Enterprise Server 11 dan Ubuntu- FreeBSD

2. Spesifikasi nya harus seperti apa sih? Spesifikasi yang di perlukan untuk menjalankan Hyper-V ini
- Hyper-V hanya dapat berjalan pada windows (yang bukan server) dengan versi pro dan enterprise edisi 64-bit
- RAM direcommended memakai yang 4GB atau lebih
- BIOS yang dipakai harus supprot dengan Virtualisasi

Untuk pengguna windows server saya recommended untuk menggunakan Windows Server Datacenter dikarenakan dapat bebas menjalankan sebanyak banyaknya Windows Server Standard sebagai VMs, sama seperti pengguna Linux, kita dapat bebas sebanyak banyaknya menginstall dan menjalankan VMs.


VMware vSphere



vSphere ini adalah sebuah produk software suite dari VMware yang isinya adalah VMware ESXi, vCenter, dsb. Jenis produk ini ada 3, yaitu Standard, Enterprise dan Operations Management Enterprise Plus.

Berikut beberapa fitur-fitur dari vSphere 6 ini

  1. Skalabilitas ESXi, mendukung clustering hingga 64hosts, dapat menjalankan 8000 VMs per cluster, 480 Logical CPUs, 12TB RAM per host, 1024 VMs, 128 CPU per VM, dan 4TB RAM per VM, dan juga mendukung hot-add RAM, USB 3.0
  2. Mendukung teknologi Nvidia GRID (vGPU dan vDGA), yaitu teknologi dimana VM dapat menggunakan VGA Nvidia langsung ke hardware tanpa melewati Hypervisor
  3. Skalabilitas vCenter, mendukung hingga 1000 hosts dan 10.000 VMs. Dan juga mendukung PostgreSQL database
  4. Terdapat vSphere App HA (High Availability)
  5. Terdapat vSphere Web Client, yang mana dapat untuk memanajemen vCenter ataupun ESXi melalui web client
  6. Terdapat vMotion yang mana dapat migrasi VMs secara langsung melalui virtual switches, vCenter, dan dengan jarak hingga 150ms RTT
  7. Terdapat vSphere Replication yang mana dapat membackup VM apabila terjadi bencana.

Proxmox Virtual Environment



Proxmox Virtual Environment atau disingkat PVE adalah paltform virtualisasi bersifat opensource untuk menjalankan Virtual Appliance berbasis KVM dan OpenVZ.Proxmox dikembangkan oleh Proxmox Server Solution GmbH di JermanUntuk manajemen Proxmox dapat menggunakan web browser, hampir mirip seperti VMware ESXi. Proxmox ini termasuk kedalam jenis native atau bare-metal hypervisor.

Point penting yang ada pada Proxmox adalah
  1. Mendukung hampir semua sistem operasi sebagai VMs.
  2. Memiliki kernel 4.4 pada versi Proxmox 4.2
  3. Mendukung chipset Intel dan AMD yang terbaru
  4. Management nya mudah menggunakan web interface
                                                                                                                                                  

Kesimpulannyaaa, jadii dari ketiga diatas yaitu

  • Guests Support
kepada guests yang akan menggunakan Linux sebagai server disarankan menggunakan vSphere atau Proxmox. Karena Hyper-V hanya beberapa Linux saja yang support digunakan. sedangkan untuk guests yang menggunakan Windows Server, lebih baik menggunakan Hyper-V atau Proxmox, karena pada ESXi mungkin lancar lancar saja saat proses instalasi, tetapi saat pemakaiannya terkadang terdapat error. Mungkin di versi terbarunya masalah tersebut sudah teratasi
  • Skalabilitas
Hyper-V
Host = 4TB RAM, 1024 VMs, 8000 VMs/cluster
Guest = 64 CPU, 1TB RAM, 64TB VHDX

ESXi
Host = 12TB RAM, 1024 VMs, 8000 VMs/cluster
Guest = 128 CPU, 4TB RAM

Proxmox
karena berbasis opensource, jadi maksimal CPU, RAM dll dapat diatur sendiri

  • Fitur Unggulan Yang Ditawarkan
Hyper-V
terdapat fitur Hyper-V Generation 2, yang mana menyediakan PXE boot dengan menggunakan standard network adapter, booting dari SCSI virtual HDD dan DVD, secure boot, dan UEFI firmware support.

vSphere
Mendukung teknologi Nvidia GRID (vGPU dan vDGA), yaitu teknologi dimana VM dapat menggunakan VGA Nvidia langsung ke hardware tanpa melewati Hypervisor. Untuk penjelasan lebih lanjut bisa lihat video yang diatas.

PVE
Complete free and opensource, jadi PVE ini gratis secara penuh dan karena opensource jadi bisa diubah pengaturan sesuai yang kita butuhkan.
                                                                                                                                      

untuk sumbernya ini dari blog teman saya 
http://www.fauzanooor.id/2016/05/perbandingan-hyper-v-vsphere-dan.html

dan Referensi dari 

Semoga Bermanfaat :)

Wassalamualaikum 

You Might Also Like

0 komentar