Menjaga Amarahmu! - Ustadz Abu Yahya Badru Salam, Lc.

10:49:00 PM


Assalamualaikum...

Bismillahirrahmanirrahim.. kali ini saya akan sedikit meberikan kajian untuk saudara berhati hati dengan amarah.

Rasullullah pernah berkata :
"Siapa yang menahan marahnya makan akan aku tutupi auratnya. Siapa yang menahan kemurkannya, padahal dia mampu untuk melakukannya, maka akan Allah penuhi hatinya dengan keridhoan kelak pada hari kiamat"
Siapa diantara kita yang tidak pernah marah?

Tidak pernah ada manusia yang tidak memiliki perasaan marah, semua manusia pasti punya, karena manusia pada dasarnya pasti mempunyai jiwa ketika merasa terganggu kita akan marah. Tapi terkadang ketika kita terbawa emosi kemudian kita terbawa oleh kemarahan kita, pada akhirnya sering kali kita melakukan perbuatan-perbuatan diluar kontrol, perbuatan yang diluar akal sehat kita, yang nantinya bisa merusak citra kita sendiri.

Ketika ada seorang pemuda datang kepada Rasullullah dan berkata
"Ya Rasullullah, berikan wasiat mu kepada ku"
lalu Rasullullah menjawabnya
"Jangan Marah"
seorang pemuda itu berkata lagi
"Berikan wasiat yang lain"
Rassulullah menjawabnya
"Jangan Marah"
pemuda itu berkata kembali
"Berikan wasiat mu yang lain Ya Rassulullah"
lalu Rasullullah menjawab hal yang sama
"Jangan Marah"

Dan pemuda ini terus mengulangi perkataan yang sama, maka Rasullulah pun mengulangi nya lagi "Jangan Marah" karena marah itu asalnya dari Shaiton, marah ini sering kali menyebabkan kita melakukan berbagai penyimpangan-penyimpangan dari syariat.

Hati-hati dengan amarahmu. Kenapa? Karena bisa saja kita marah karena Allah tetapi caranya tidak benar.

Sebagai mana dalam riwayat Imam Ahmad bin Hambal, bahwa kata Rasullullah dahulu ada dua orang yang berteman, yang satu ini orangnya sholeh dan yang satu lagi suka berbuat maksiat. jadi ceritanya begini:
Suatu hari orang yang sholeh ini melihat teman nya yang sedang melakukan maksiat lalu orang yang sholeh memberikan nasihat. Keesokan harinya, orang yang shaleh ini melihat temannya kembali melakukan maksiat, kemudian ia nasihati lagi. Keesokan harinya sama seperti hari kemarin, ia melihat temannya melakukan maksiat lagi, karena ia sebagai temannya, ia marah dan berkata "Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni dosa kamu!"
maka Rasullulah menceritakan, bahwa Allah terlah murka akibat perkataan orang sholeh ini.

lalu Allah berfirman :
"Siapa orang yang berani bersumpah atas nama-Ku bahwa aku tidak akan mengampuni si Fulan (Pembuat Maksiat)? Saksikan wahai malaikat-Ku, Aku telah mengampuni dosa orang yang berbuat maksiat, dan aku batalkan amalan si Fulan (Orang Shaleh) itu" [HR. Muslim (no. 2621)]
jadi pada init-nya, niat-an si orang shaleh ini tidak salah, ia melihat temannya berbuat maksiat, ia ingin menasihatinya karena Allah, tetapi temannya tidak mendengar nasihatnya, dan pada akhirnya si orang sholeh ini marah dan mengundang kemurkaan Allah SWT dengan berkata "Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni dosa kamu"

Rasullulah bersabda :
"Orang yang menahan amarahnya, maka Allah akan menutupi auratnya (aib-aibnya)"
kenapa begitu? karena se-Hebat apapun, se-Sholeh apapun, se-Alim apapun, ketika seseorang yang sedang marah dan tidak menahan amarahnya, melainkan mengeluarkan amarahnya, pasti akan terlihat aib-aibnya.

maka, marilah saudaraku, berharti-hati lah dengan amarahmu, pendamlah amarahmu. Insyaallah amalan-amalan saudara tidak akan dibatalkan Allah SWT. Insyaalah aib-aib saudara tidak akan terlihat. Amin

Sekian kajian kali ini, untuk video-nya silahkan lihat di bawah ini..


Nun walqalami wama yasthurun
Wassalamualaikum...

You Might Also Like

0 komentar