Manisnya Iman - Ustadz Mubarak Bamualim, Lc. M.Hi.

3:31:00 AM


Assalamualaikum..

Bismillahirrahmanirrahim..

Pada postingan saya kali ini, saya ingin berbagi kepada saudara sekalian seputar keimanan, walaupun sedikit yang saya sampaikan, semoga menjadi pelajaran untuk kita semua dan semoga keimanan kita semakin tinggi kepada Allah SWT. Amin

Sudah merupakan kewajiban bagi setiap orang yang beriman untuk orang ini menanamkan kepada dirinya, keluarganya, anak anaknya, tentang permasalahan yang berkaitan dengan akidah, terutama iman kepada Allah SWT, iman kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan beriman tentang kebenaran islam.

Rasuulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ذَاقَ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ
“Akan merasakan manisnya iman,
مَنْ رَضِيَ بِاللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِيْناً وَمُحَمَّدٍ رَسُولاً
seorang yang ridha Allah sebagai Rabbnya(1), Islam sebagai agamanya(2), dan Muhammad sebagai rasulnya(3).”(HR. Muslim, at-Tirmidziy dan selainnya)

dari Abu Sa'id ra, beliau pernah disabdakan oleh Rasullullah:

يَا أَبَا سَعِيدٍ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ
“Wahai Abu Sa'id, barangsiapa ridha Allah sebagai Rabbnya(1), Islam sebagai agamanya(2) dan Muhammad sebagai Nabinya(3), maka ia pasti masuk surga.“(HR Muslim)

Bisa kita lihat pada hadits tersebut, bahwa hadits tersebut menjelaskan kepada kita semua tentang keimanan dan ke ridha-an seorang hamba kepada Allah SWT, sebagai Rabbnya, yang dimana tidak ada yang patut untuk disembah kecuali Allah SWT.

3 hal yang sangat penting ini harus kita tanamkan pada lingkungan kita, termasuk keluarga, tetangga, teman dan sebagainya. Tanamkan lah akidah dan tauhid yang baik dan benar pada lingkunan sekitar, sehingga semakin banyak muslim yang imannya menjadi lebih baik. Betapa indahnya jika di lingkungan kita mayoritas masyarakatnya adalah orang orang yang beriman kepada 3 hal dalah hadits tersebuh, sungguh suatu hal yang jarang kita temui pada zaman ini.



Disebutkan oleh Allah SWT didalam firmannya :

QS.Ali Imran [3]: 102: Perintah bertaqwa dan mati dalam Islam

﴿ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ ﴾ [آل عمران: 102 .
“Wahai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah sebenar-benarnya takwa, dan janganlah sekali-kali kalian mati melainkan dalam keadaan memeluk agama Islam.”

Maka dari itu, penanaman tentang akidah tentang kebenaran islam dan bahwasanya islam adalah agama yang di ridhoi oleh Allah SWT, yang dimana tidak ada pilihan lain selain agama islam harus kita tanamkan kepada lingkungan kita.

Kemudian iman kepada Nabi Muhammad saw, sebagai rasulullah, sebagai utusan Allah SWT yang terakhir, sebagai pedoman hidup, sebagai pemberi petunjuk kepada umat manusia yakni islam. Dengan demikian seseorang tidak menjadikan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kecuali sebagai seorang teladan, pemimpin, suri tauladan.

Ketiga hal diatas menjadi persoalan tentang akidah seseorang. Apabila ada dalam diri seorang mukmin, maka dia akan di masukan kedalam surga, dan seorang yang beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah, serta ridha bahwa islam sebagai agama dan jalan hidupnya, dia akan mendapatkan dan merasakan lezatnya iman, karena iman memiliki kelezatan, memiliki rasa manis, dan tidak akan ada yang merasakannya kecuali orang orang yang beriman kepada 3 hal dalam hadits diatas.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda ;

ذَاقَ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِمَنْ رَضِيَ بِاللهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِيْناً وَمُحَمَّدٍ رَسُولاً
“Akan merasakan manisnya iman, seorang yang ridha Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai rasulnya."(HR. Muslim, at-Tirmidziy)

Kita hidup dizaman yang penuh dengan cobaan dan fitnah...
Kita hidup dizaman yang penuh dengan kebodohan...

Yang mana pada muslimin yang tidak mengenal agamany, maka dari itu banyak orang orang yang mengkaburkan tentang kebenaran islam, seperti aliran aliran yang ajarannya melenceng jauh dengan ajaran islam.

Jadi penanaman akidah ini sangat lah penting untuk umat, terutama wajib kepada keluarga kita. Karena fitnah di akhir zaman ini sangat lah banyak. Yang pada akhirnya, islam dan kaum muslimin akan dimenangkan oleh Allah SWT. Karena jika kita menolong agama Allah, maka Allah akan menolong kita.

Nun walqalami wama yasthurun
Wassalamualaikum...

You Might Also Like

0 komentar