Anak Muda Gaul - Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

10:00:00 AM


 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Bismillahirrahmanirrahim...

Pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi kepada saudara sekalian, walaupun sedikit yang saya sampaikan, semoga menjadi pelajaran untuk kita semua dan semoga keimanan kita semakin tinggi kepada Allah SWT. Amin

Pada kajian kali ini saya ingin membawakan tentang anak muda yang gaul menurut pandangan islam.

Wahai saudara...
Apakah dengan aksesoris anting, kalung, tatto kalian merasa bebas?
Apakah kebebasan seperti itu yang kalian cari?

Astaghfirullah hal adzim..

Yakinlah baik-baik, bahwa kita semua hamba Allah yang harus tunduk dan patuh kepada-Nya..

dalam firman Allah SWT  disebutkan:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56)

Coba kita lihat bagaimana anak muda gaul sekarang, lihat lah gaya hidup mereka, gaya hidup yang mencontoh orang-orang kafir, mencontoh orang-orang yang tidak layak untuk dicontoh, bukannya Allah telah berfirman.

Allah SWT berfirman :

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُوْلِ اللهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللهَ وَالْيَوْمَ اْلآخِرَ وَذَكَرَ اللهَ كَثِيْرًا

“Sesungguhnya pada diri Rasulullah ada teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap Allah dan hari akhir serta banyak berdzikir kepada Allah.” (Al-Ahzab: 21)

Tidak ada seorang pun yang melarang kalian untuk menikmati masa muda, tetapi didalam ibadah hal ini akan mendatangkan kejayaan di akhirat kelak, karena 7 golongan yang akan di naungi oleh Allah SWT pada naungan yang tidak ada naungan pada saat itu kecuali naungan Allah SWT.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu ,bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda,


عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِيْ ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: اَلْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَشَابٌّ نَشَأَ بِعِبَادَةِ اللهِ ، وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْـمَسَاجِدِ ، وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللهِ اِجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ ، وَرَجُلٌ دَعَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ ، فَقَالَ : إِنِّيْ أَخَافُ اللهَ ، وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ بِصَدَقَةٍ فَأَخْفَاهَا حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِيْنُهُ ، وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَاهُ

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tujuh golongan yang dinaungi Allâh dalam naungan-Nya pada hari dimana tidak ada naungan kecuali naungan-Nya: (1) Imam yang adil, (2) seorang pemuda yang tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allâh, (3) seorang yang hatinya bergantung ke masjid, (4) dua orang yang saling mencintai di jalan Allâh, keduanya berkumpul karena-Nya dan berpisah karena-Nya, (5) seorang laki-laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik, lalu ia berkata, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allâh.’ Dan (6) seseorang yang bershadaqah dengan satu shadaqah lalu ia menyembunyikannya sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfaqkan tangan kanannya, serta (7) seseorang yang berdzikir kepada Allâh dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya.”

Anak muda yang gaulnya di masjid, gaulnya ibadah, gaulnya menuntuk ilmu, gaulnya memperkaya keislaman, sehingga bisa beramal kelak, anak muda yang memanfaatkan waktu muda nya dengan sebaik-baiknya, seperti ini lah anak muda yang akan mewariskan kepada anak-anak muda dimasa mendatang.

Sedangkan anak muda yang dari mudanya tidak diisi dengan ibadah, menuntut ilmu dan kebiasaan-kebiasan baik, hal ini akan diwariskan disaat ia tua nanti.

maka dari itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda :

إِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَا بَكَ قَبْلَ هَرَ مِكَ ، وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ ، وَ غِنَا كَ قَبْلَ فَقْرِ كَ ، وَ فَرَا غَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ ،وَ حَيَا تَكَ قَبْلَ مَوْ تِكَ

“Gunakanlah yang lima sebelum datang yang lima: Masa mudamu sebelum datang masa tuamu, masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, masa kayamu sebelum masa miskinmu, masa kosongmu sebelum datang masa sibukmu, dan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.”
(HR Al-Hakim; sanadnya shahih)

Ketaulilah bahwa kalau sudah tua susah untuk berubah, karena orang bisa karena biasa, biasakan kita dengan kebiasaan-kebiasaan baik, seperti menuntut ilmu, pergi ke masjid, berteman dengan orang shaleh, karena orang-orang shaleh ini bagaikan penjual minyak wangi, kita akan tertular wanginya jika bergaul dengan mereka, sebaliknya ketika kita bergaul dengan anak muda yang tidak benar akhlaknya, yang menyimpang dengan ajaran agama islam, orang ini bagaikan pandai besi, kita hanya akan tertular bau gosong, hawa yang panas, suara bising dari pantulan besi, ketidak nyamanan. orang ini akan mendatangkan bahaya didunia dan akhirat

Bayangkan ketika kita bergaul dengan mereka yang tidak benar, yang suka mabuk mabukan, bertatto, berzina, dan pada saat itu malaikat maut sedang menjeput kita dan berada di atas kita.

Tidak takutkan kita ketika masa muda digunakan untuk melakukan hal hal yang diharamakan Allah SWT? 

Ketahuilah beramal ibadah disaat sudah tua tidak akan sama ketika beramal ibadah dikala muda, maka gunakan waktu sebaik-baiknya, mengafal tidak akan sama dikala muda dan dikala tua.

Maka nasihat saya, gaullah dengan orang yang berjalan di jalan Allah SWT, semoga bermanfaat.



Nun walqalami wama yasthurun

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُوْا اللهَ لِيْ وَلَكُمْ
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

You Might Also Like

1 komentar